Pameran Konstruksi Terbesar Tahun ini

Pameran Konstruksi Terbesar Tahun ini

Pameran Konstruksi Terbesar Tahun ini – Beberapa bulan lalu tepatnya tanggal 17 – 21 mei Indonesia menggelar sebuah pameran kontruksi 2017 dan teknologi bahan bangunan yang terbesar di Asia Tenggara (ASEAN) di ICE BSD Tanggerang Provinsi Banten. Pada pemeran konstruksi ini diikuti oleh 550 perusahaan dari 20 negara, menurut Effi Setiabudi selaku Presiden Direktur PT Debindo-ITE sebagai penyelenggara dari pameran konstruksi 2017 ini.

Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari berbagai macam lapisan seperti produsen, agen tunggal, distributor, agen besar dari beberapa kategori produk terbaru dan berteknologi canggih. Para peserta akan menawarkan beberapa produk mereka seperti perlengkapan bangunan dan arsitektural. Pada kegiatan ini menurut Effi Setiabudi, acara ini bukan hanya sekedar untuk ajang pameran saja, para peserta pameran dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas jaringan bisnis mereka seperti mencari calon mitar usaha baru dalam bisnis atau agen baru bagi mereka.

Para peserta juga bisa menggaet para pengunjung dari berbagai sektor dengan mengikuti forum terbuka dan kongres yang dapat diikuti oleh berbagai pengunjung dari berbagai sektor seperti arsitek, kontraktor, hingga agen – agen bahan bangunan serta pawa pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi dan bangunan.

Pameran Konstruksi Terbesar Tahun ini

Harapan dilaksanakannya kegiatan pameran konstruksi ini adalah untuk mendorong industri konstruksi sebagai penopang utama dari pertumbuhan ekonomi di Indonesia baik dalam bidang konstruksi maupun bahan bangunannya. Hal ini sesuai dengan hasil survey yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik tahun 2017, bahwa sektor konstruksi masuk dalam urutan ketiga sebagai pendorong dari lajunya pertumbuhan perekonomian Bangsa Indonesia dengan mengktribusikan 0.51% setelah sektor perdagangan dan industri.

Dari sektor konstruksi ini telah menyumbangkan sekitar 10,38% terhadap pembentukan PDB atau produk domestik bruto dan berada pada urutan ke empat setelah sektor pertanian, industri dan perdagangan. Pameran tersebut juga diselenggarakan bersamaan dengan pameran teknologi konstruksi dari Indonesia Cunstruction and Technology dan Indonesia Sport Expo and Forum dengan total luas lahan hingga 50 ribu meter persegi yang digunakan untuk area pameran.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*