Telah Dibuka Pameran Pembangunan NTT di Kupang

Telah Dibuka Pameran Pembangunan NTT di Kupang

Pameran Pembangunan Nusa Tenggara Timur telah resmi dibuka pada Kamis, 10 Agustus 2017 kemarin. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Drs. Benny A. Litelni, SH., M.Si. Di hari itu kurang – lebih pukul 17.30 WITA beliau datang bersama rombongan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah NTT, dan Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno ke Bimoku – Lasiana Kota Kupang. Kehadiran rombongan peresmian pameran ini pun langsung disambut oleh Ir. Stefanus I. Ratoe Odjoe, MT selaku Kepala Dinas Komuniksi dan Informatika NTT yang merupakan panitia pameran.

Acara tersebut pada dasarnya adalah agenda tahunan dari Pemerintah Provinsi NTT serta untuk memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-72. Setelah acara di buka sang Wakil Gubernur lantas memberikan sambutannya ke pada para hadirin yang datang dalam pembukaan acara pameran itu. Dalam sambutannya Benny Litelnoni menerangkan bahwa pameran pembangunan dilaksanakan sebagai langkah pertama untuk memperluas peran Provinsi NTT guna mensosialisasikan pembangunan Nusa Tenggara Timur hingga ke tinggkat nasional dan mancanegara.

Telah Dibuka Pameran Pembangunan NTT di Kupang

Dari upaya itu yang jadi harapan adalah produk – produk pembangunan bisa ditingkatkan serta dapat disalurkan ke luar wilayah NTT. “Langkah ini menjadi pembuka pintu untuk menuju kesadaran dan semangat pembangunan yang tak lain adalah jiwa bangsa kita dalam mencapai masa depan negeri yang lebih baik” kata Wakil Gubernur.

Dia pun tidak lupa untuk mengingatkan tamu undangan dan para pengunjung lainnya tentang pentingnya kebersamaan dalam mempertahankan kemerdekaan Negara Indonesia. Karena itulah dalam even yang baru dibuka tersebut Wakil Gubernur NTT juga ingin supaya kita menumbuhkembangkan kebanggaan sebagai warga Negara Indonesia yang memiliki Pancasila sebagai azas fundamental dalam bermasyarakat.

Kepada para peserta pameran Benny Litelni sangat mengharapkan produk – produk unggulan dari mereka. Oleh karena itu beliau meminta agar semua produk yang dihasilkan merupakan buah dari kerja sama seluruh pihak meliputi pelaku usaha, kalangan kompeten, organisasi profesi, lembaga pendidikan, pemerintah daerah, hingga masyarakat pada umumnya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*